Tradisi Mudik Ikut Berikan Dampak Positif Bagi Perekonomian Indonesia

KSEI UIN SAIZU PURWOKERTO
4 Min Read

Mudik merupakan kegiatan para perantau untuk pulang ke kampung halamannya. Mudik sendiri sudah menjadi tradisi di Indonesia dan identik dengan hari besar nasional seperti halnya ketika menjelang hari raya idul fitri atau idul adha,  natal dan tahun baru, serta hari besar lainya. Tentunya bukan hanya sekedar pulang ke kampung halaman, tetapi juga untuk bersilahturahmi dengan saudara di kampung halaman. Mudik seakan sudah menjadi prioritas utama para perantau ketika menjelang hari raya. Secara akal sehat peristiwa mudik ini tidak bisa dijelaskan karena begitu semangatnya masyarakat untuk melakukannya, sehingga pusat-pusat transportasi seperti terminal, stasiun, dan bandara pun selalu ramai dipenuhi oleh orang-orang yang ingin menuju kampung halamannya.

Pelaksanaan mudik disebut migrasi spontan dan temporer ini masyarakat tidak memikirkan beban berat dalam pengeluaran ekonomi atau biaya, karena mudik dilakukan dengan tujuan kebahagiaan dan kegembiraan berkumpul dengan keluarga yang sudah lama tidak ditemui di tempat asal. Hal inilah yang menyebabkan masyarakat yang melakukan mudik tidak terlalu menghiraukan beban sosial maupun ekonomi yang akan mereka keluarkan. Mudik yang dilaksanakan masyarakat tidak terpengaruh oleh kondisi apa pun, baik dalam perlambatan ekonomi. Tingginya tiket perjalanan bahkan diabaikan agar dapat melakukan perjalanan. Hal ini menjadi potensi peningkatan perekonomian, karena kemampuan masyarakat berbelanja sehingga mampu mendongkrak permintaan dan memacu produksi. Menurut Menhub penyelenggaraan angkutan lebaran tahun ini merupakan sebuah tantangan tersendiri. Berdasarkan hasil survei BKT Kementerian Perhubungan, potensi yang akan melalukan mudik adalah sebesar 193 juta, terdapat kenaikan 56 persen dibanding tahun lalu. Pemerintah telah berupaya agar terwujud kesiapan di semua sektor dalam menghadapi angkutan lebaran kali ini. Kementerian Perhubungan bersama para stakeholder telah menyiapkan sarana dan prasarana transportasi di antaranya : Sisi darat, 30.780 Bus AKAP dan 144.441 Pariwisata, sisi penyeberangan 213 Unit Kapal, sisi transportasi Laut tersedia 26 Kapal Penumpang, 107 Kapal Perintis dan 1208 Kapal Swasta. Dari penerbangan, terdapat 420 Pesawat yang siap beroperasi. Untuk kereta api, sebanyak 615 kereta api beroperasi setiap harinya untuk melayani perjalanan antar kota selama masa Angkutan Lebaran.

Mudik juga berdampak pada ekonomi dan kenaikan perputaran uang di setiap daerah. Hal itu berefek pada pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan. Pertumbuhan ekonomi daerah ini otomatis ikut memperkuat ekonomi nasional. Dampak pertumbuhan ekonomi dari mudik juga dinikmati dan dirasakan banyak orang. Kebutuhan sembako, kebutuhan sandang, kebutuhan pernak pernik tambahan dalam penyiapan Idulfitri, bahkan penyediaan konstruksi material seperti cat, semen, dan lain-lain meningkat seiring tingginya minat masyarakat Indonesia di berbagai daerah. Ekonom dari Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet memproyeksikan jumlah uang beredar pada periode mudik tahun ini bisa mencapai Rp 130 triliun sampai Rp 140 triliun, untuk mengantisipasi kebutuhan saat Ramadan dan Lebaran tahun ini, Bank Indonesia (BI) telah menyediakan uang tunai Rp 197,6 triliun. Uang tunai sebesar Rp 197,6 triliun ini terdiri dari kebutuhan uang kartal jenis Uang Pecahan Besar (UPB) sebesar Rp 172,8 triliun dan Uang Pecahan Kecil (UPK) sebesar Rp 24,6 triliun.

Sumber Gambar:

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.kompas.id%2Fbaca%2Friset%2F2023%2F04%2F09%2Fseparuh-penduduk-indonesia-akan-mudik-lebaran-2023&psig=AOvVaw3EeVVzABPFn-0pgpMs58H2&ust=1713873548171000&source=images&cd=vfe&opi=89978449&ved=0CBIQjRxqFwoTCOiivtHi1YUDFQAAAAAdAAAAABAE

Referensi :

Zulkifli, Z., Nurmala, P., & Arrahmah, S. (2023). Mudik Lebaran Dan Pertumbuhan Ekonomi Dalam Perspektif Kaidah Al-‘Adah Muhakkamah. Borneo: Journal of Islamic Studies3(2), 75-85.

Ivada, N. B. Pengaruh Mudik Terhadap Pertumbuhan Sektor Pariwisata Dan Ekonomi Nasional.

https://www.dephub.go.id/post/read/mudik-lebaran-berikan-dampak-signifikan-bagi-ekonomi

https://fokus.kontan.co.id/news/tradisi-mudik-lebaran-turut-menggerakkan-perekonomian-indonesia#google_vignette

Penulis : Ika Salma Yunianti

Editor : Junjun Abdi Nurrahman

TAGGED:
Share this Article
7 Comments